Inilah Peran Investor, Manajer Investasi & Bank Kustodian dalam Reksa Dana

Inilah Peran Investor, Manajer Investasi & Bank Kustodian dalam Reksa Dana

Tahukah, kamu? Reksa dana merupakan wadah dan pola pengelolaan dana bagi sekumpulan investor untuk menggunakan instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar saham dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana.

Dalam investasi reksadana, ada yang disebut sebagai investor, manajer investasi, dan bank kustodian di dalam prosesnya. Setiap “tokoh” ini pun memiliki perannya masing-masing, lho. Tak kenal maka tak sayang. Yuk, kenalan lebih jauh dengan ketiganya!

Apa Peranmu Sebagai Investor?

Ketika seseorang memulai bisnisnya dengan berinvestasi menggunakan jasa investasi reksa dana yang dapat mengelola semua modal yang kamu investasikan, tentunya kamu berperan sebagai investor.

Adapun peran dari investor itu sendiri merupakan perorangan baik dari dalam maupun luar negeri yang mampu menanamkan modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilih mau jangka panjang atau jangka pendek.

Biasanya para investor sangat berhubungan erat dengan bank kustodian dan manajer investasi. Akan tetapi, sebelum kamu berinvestasi, kamu harus mengetahui terlebih dahulu latar belakang dari reksa dana itu sendiri. Reksa dana itu sendiri merupakan wadah untuk mengelola modal yang akan diinvestasikan dan sudah tersedia di pasar saham dengan membeli unit dalam penyertaan reksa dana. Kemudian, reksa dana dikelola oleh manajer investasi.

Apa Peran Manajer Investasi?

Manajer investasi berperan melakukan riset analisa, membeli/menjual Efek, serta Mengelola portofolio reksa dana. Dari beberapa penjelasan singkat diatas. Ketika kamu berinvestasi di reksa dana, pasti kamu akan menemui perseorangan dari perusahaan manajer investasi terlebih dahulu, dan pastikan kamu harus menyepakati ketentuan yang telah dibuat oleh Reksa Dana.

Adapun peran dari manajer investasi itu sendiri dapat mengelola portofolio atas kepentingan dari investor. Untuk menghindari investasi bodong, kamu harus memilih manajer investasi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Hal ini agar penting agar manajer investasi dapat dipercaya untuk mengelola keuanganmu atau para investor lainnya.

Selain itu tugas dari manajer investasi adalah menganalisa kelayakan saham yang sudah kamu investasikan. Bagi kamu yang ingin berinvestasi, jangan khawatir karena setiap kegiatan manajer investasi ini sangat berhubungan dengan undang-undang yang berlaku dan sudah sesuai dnegan kesepakatan yang ada dalam kontrak.

Apa Peran Bank Kustodian?

Selain kedua “tokoh” yang disebutkan di atas, ada juga bank kustodian yang menyimpan aset /efek menghitung nilai aktiva bersih, hingga administrasi dan dana pemodal. Bank kustodian membantu mempermudah kamu mengurus administrasi, dan juga mengawasi serta menjaga uang yang kamu investasikan.

Kegiatan dari bank kustodian sendiri meliputi pencatatan berkas-berkas dari investor maupun manajer investasi. Nggak cuma itu, tugas dari bank kustodian adalah mengirimkan surat konfirmasi transaksi dari pembelian. Setiap bulannya bank selalu mengirimkan bukti berupa laporan perkembangan dari nilai yang diinvestasikan. Selain bertugas sebagai pengawas uang para investor, bank kustodian selalu mengawasi kinerja dari manajer investasi, apakah kinerjanya sudah sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif.

Sembari menjalankan tugasnya, bank kustodian menyediakan layanan jasa untuk menyimpan surat-surat berharga. Layanan ini biasanya menyimpan perhiasan, surat tanah, dan barang berharga lainnya.

Dengan mengenali peran investor, manajer investasi, dan bank kustodian, pasti kamu akan lebih memahami tentang reksa dana. Dengan begitu, kamu nggak perlu ragu lagi untuk mulai investasi. Reksa dana nggak membutuhkan modal besar karena bisa dimulai dari modal minimal RP 50 ribu saja. Nggak ada alasan untuk menunda investasi selagi muda, bukan?

About admin

Check Also

Kiat Agar Hobi bisa Menjadi Bermanfaat

Tiap-tiap orang pasti punya hobinya masing-masing. Tapi hobi itu apa sih? Secara sederhana, hobi dapat …