Jika ada Sisa Uang, Dihabiskan atau Ditabung

Jika ada Sisa Uang, Dihabiskan atau Ditabung?

Nggak terasa penghujung tahun sudah semakin dekat. Baru dapat bonus akhir tahun? Hmmm… lebih baik dihabiskan untuk akhir tahun ini atau disimpan untuk tahun depan, ya? Apa untungnya? Nah, supaya kamu nggak salah mengambil keputusan, sebaiknya baca selengkapnya dulu, deh!

Hadiah untuk Diri Sendiri Asalkan…

Pada dasarnya, sebagian bonus akhir tahun dapat dimanfaatkan untuk memberi penghargaan bagi diri sendiri. Jadi, nggak melulu harus habis untuk ditabung saja. Namun, ada beberapa hal wajib yang harus kamu penuhi sebelum menikmati bonus akhir tahun untuk diri sendiri.

Pertama, kamu disarankan untuk bebas utang seperti kartu kredit. Dengan kata lain, nggak ada tagihan yang harus dibayarkan. Pokoknya, ada baiknya kamu melunasi utang dulu sebelum bersenang-senang.

Kedua, jumlah dana darurat sudah terpenuhi. Tahukah, kamu? Pada umumnya, perencana keuangan menyarankan dana darurat sebesar 6 kali pengeluaran tiap bagi yang masih single, kemudian 6 hingga 12 kali pengeluaran bulanan keluarga bagi yang sudah menikah atau berkeluarga.

Ketiga, kamu sudah punya asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Kenapa? Ya, asuransi kesehatan tentunya akan menanggung risiko saat kamu jatuh sakit. Sedangkan asuransi jiwa dapat menanggung risiko kala terjadi kecelakaan atau bahkan meninggal dunia. Kalau sudah begini, kamu lebih tenang dan leluasa untuk bersenang-senang menggunakan bonus akhir tahun, bukan?

Tetap Sisihkan untuk Investasi

Setelah kamu menyisihkan untuk menghibur diri sendiri, memutar uang lewat investasi tentu dapat memberikan keuntungan di masa depan. Hal ini juga penting daripada bonus akhir tahunmu ludes dalam sekejap untuk keperluan yang nggak penting. Menyisihkan setidaknya 10% dari bonus akhir tahun pasti bukanlah hal yang sulit, kok.

Belum pernah berinvestasi? Inilah saatnya untuk mulai investasi! Ada beragam investasi bisa kamu pilih. Pertama, investasi reksa dana yang merupakan jenis investasi di mana kamu mempercayakan sejumlah uang kepada perusahaan Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan pada sejumlah instrumen di pasar modal. Ya, investasi pastinya diharapkan dapat memberi keuntungan atau imbal hasil yang optimal.

Selain investasi reksa dana, ada juga yang disebut investasi saham, yaitu penanaman modal yang berhubungan dengan pembelian dan penyimpanan saham pada sebuah pasar modal. Pada investasi saham, investor biasanya akan mengharapkan adanya dividen dan capital gain. Jenis investasi lainnya adalah investasi obligasi, emas, hingga perak. Namun, jangan sampai terjebak investasi bodong, ya. Apa itu investasi bodong? Investasi bodong adalah investasi dengan motif penipuan yang biasanya berupa iming-iming keuntungan sangat besar dalam waktu singkat.

Nah, supaya kamu nggak kena jebakan investasi bodong, pastikan Manajer Investasi dan produk investasinya terdaftar.

About admin

Check Also

Kiat Agar Hobi bisa Menjadi Bermanfaat

Tiap-tiap orang pasti punya hobinya masing-masing. Tapi hobi itu apa sih? Secara sederhana, hobi dapat …